Khamis, 8 November 2012

Terjemahan Al-Quran - Surah Al Baqarah 2:11~2:13

Dengan Nama ALLAH Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang.
 
Dan apabila dikatakan kepada mereka "janganlah kamu membuat bencana dan kerosakan di muka bumi", mereka menjawap "sesungguhnya kami orang-orang yang hanya membuat kebaikan"(11); Ketahuilah! Bahawa sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang sebenar-benarnya membuat bencana dan kerosakan tetapi mereka tidak menyedarinya(12); Dan apabila dikatakan kepada mereka "berimanlah kamu sebagaimana orang-orang itu telah beriman", mereka menjawap "patutkah kami ini beriman sebagaimana berimannya orang-orang bodoh itu? "Ketahuilah! Sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh tetapi mereka tidak mengetahui (hakikat yang sebenarnya)(13).

KEBAHAGIAAN ITU DATANG PADA JIWA YANG TENTRAM..
KETENTRAMAN JIWA ITU ADA KETIKA KITA KEMBALIKAN SESUATU PADA TEMPATNYA.


P.E.S.A.N. A.Y.A.H....


CP Jakarta, November 7th 2012.


Assalamu'alaikum warahmatullaah wabarakaatuh.


Pesan indah dari seorang ayah yang dimuliakan Allah SWT, telah di abadikan-Nya dalam al-Qur'an. Allah SWT berfirman, "Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, ketika ia memberi pelajaran kepadanya. 'Wahai anakku! Janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kezhaliman yang besar." (QS. Luqman 13).

Sesungguhnya Luqmanul Hakim begitu menghendaki keselamatan anaknya di dunia dan akhirat, sehingga beliau menyampaikan kunci menuju ridha Ilahi. Maka sudah sepatutnya pula bagi setiap ayah yang mengaku beriman, dimana ia adalah sosok imam bagi diri sekaligus keluarganya, untuk bersungguh-sungguh mematuhi perintah Rabb-nya yang menyebutkan; "Qu anfusakum wa ahlikum nara.." (Selamatkanlah dirimu dan keluargamu dari api neraka).

Selain pesan kunci atau prinsip Tauhid tersebut, Luqman Hakim juga memberi wasiat kepada anaknya, sebagai berikut:

1. Balasan dari Allah itu pasti, walau amal hanya seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau langit atau bumi, karena Allah SWT Mahaluas dan Mahateliti.

2. Laksanakanlah shalat, suruhlah manusia berbuat makruf dan cegahlah mereka dari yang mungkar, serta bersabarlah atas apa yang menimpamu.

3. Janganlah memalingkan wajah dari manusia, dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh, sebab Allah SWT membenci orang yang sombong lagi membanggakan diri.

4. Sederhanakanlah dalam berjalan, dan lunakkanlah suara.

Subhanallah, sungguh baik lagi benar nasihat yang engkau curahkan (kembali) seperti itu duhai ayahanda Guru, bersama perbuatan nyata-mu yang mengiringinya...

Wallahua'lam bishawab.



Wassalamu'alaikum wr.wb.
♥Maia Bianca~

Selasa, 6 November 2012

Agar Dicintai Suami...


  • Istri yang shalehah selalu konsisten dalam menjalankan agama Allah lahir dan batin, tanpa ragu, malas ataupun nafsu. Tidak ada masalah antara dirinya dengan sang suaminya dalam masalah ketaatan terhadap Allah SWT dan Rasulullah saw. Senantiasa menjalankan syariat, menjauhi semua larangan-Nya. Dia adalah istri yang sangat komitmen dengan penuh kesadaran.

  • Akhlaknya baik, sikapnya tenang, lembut dan fleksibel, ucapannya bagus, penampilannya sederhana, perilakunya konsisten, tidak dengki, tidak pula pendendam, tidak membangkang perintah suaminya, juga tidak sombong.

  • Dia menuntut ilmu syariat, mengetahui kedudukan ilmu dan keutamaannya serta urgensinya. Dia antusias dalam menuntutnya, memiliki suatu metode ilmiah yang sesuai kemampuannya. Dia meneladani para Ummahatul Mukminin dan para istri pendahulu umat ini dalam menuntut ilmu dan mengamalkannya

  • Dia mengerti kedudukan suami yang telah digariskan oleh islam. Dia menunaikan kewajibannya dengan sesempurna mungkin, berdasarkan kesadaran bahwa kewajiban ini merupakan ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah SWT

  • Dia memiliki kepekaan untuk meminta keridhaan dari sang suami. Perasaannya kuat dan tajam. Dia memiliki wajah yang berseri-seri dan cerah yang semakin menambah kebahagiaan rumah tangganya

  • Dia siap berkorban, menafikkan pribadinya dan melupakan dirinya sendiri serta lebih mengutamakan suaminya daripada diri sendiri. Mendahulukan keridhaan suami daripada keridhaan dirinya sendiri, keiinginan suami daripada keinginannya sendiri, hal yang disukai oleh sang suami daripada yang disukai oleh dirinya sendiri. Ketaatannya dalam hal selain maksiat benar-benar tulus murni berasal dari lubuk hatinya yang paling dalam. Apabila dia kehilangan suami, seolah-olah dia kehilangan udara untuk bernafas

  • Seorang istri yang hemat, tidak boros dan tidak berbangga diri dengan harta suaminya jika sang suami kaya, tidak pula mengeluhkan sedikitnya harta jika sang suami miskin. Dia tahu kapan harus berinfak, dia dermawan dan tidak kikir, pandai mengatur keuangan dan tidak menghambur-hamburkan uang. Rela dengan pembagian dari Allah SWT dalam segala hal, puas dengan rezeki yang Allah SWT karuniakan kepadanya

  • Dia tidak tergiur dunia seperti istri lainnya yang mengoleksi banyak pakaian, jajanan, perhiasan dan emas. Sebaliknya, dia cerdas dan bersikap zuhud, dia mengoleksi perhiasan rumah tangganya di dunia dengan iman dan amal shaleh, di akhirat dengan penerimaan di sisi Tuhannya

  • Dia memperhatikan kecantikan diri, menebar aroma harum, membuat suasana rumah menjadi nyaman

  • Berterima kasih kepada suami atas kerja keras dan kelelahannya dalam mencukupi diri dan anak-anaknya. Berterima kasih juga atas terpenuhinya kebutuhan primer, seperti makanan dan minuman yang diusahakan suami. Senantiasa mendoakan suami agar memperoleh ganjaran dan pahala pengganti dari jerih payahnya serta tidak mengingkari kenikmatan yang diberikan suami

  • Berbakti kepada keluarga suami, yakni orang tua dan saudara-saudaranya serta menjalin silaturahim dengan mereka dala rangka menyenangkan hati suami sekaligus menjalankan perintah Allah SWT

  • Dia adalah seorang istri yang cerdas dan bijaksana, tidak mengeluhkan suaminya kepada seorang pun, meski kepada kedua orangtuanya sekalipun. Apabila suatu masalah menjadi serius, dia bersama suaminya berkonsultasi kepada ulama yang bertakwa dan shaleh, itupun dalam batasan yang paling ketat. Dia tidak membocorkan rahasia-rahasia rumah tangganya, menasehati suaminya untuk menjaga adab, bersikap tawadhu, cinta dan berakhlak baik

  • Dia tetap tinggal di rumahnya. Dia keluar rumah untuk suatu keperluan, bukan untuk memuaskan hawa nafsu ataupun menghabiskan waktunya. Apabila hendak keluar rumah, dia meminta izin dari suami. Dia keluar rumah dengan pakaian menutup aurat, tidak memakai wewangian, berjalan dengan sikap tawadhu dengan penuh adab, penuh rasa malu dan tenang. Dia tidak menggubris suara-suara yang ditujukan kepadanya di jalanan dan tidak memakai gelang kaki ataupun sepatu yang berbunyi sewaktu dipijakkan ke tanah

  • Dia menaruh perhatian besar pada pendidikan islam yang benar dan sempurna bagi anak-anaknya, bukan sekedar kulit dan penampilan. Targetnya adalah menyiapkan sebuah generasi shaleh mujahid yang mengusung panji dakwah menjalankan perintah Allah SWT

  • Istri yang shaleh sangat menjaga waktu dan mengerti betul untuk apa dia menggunakannya. Dia tidak memiliki waktu untuk bergosip, membicarakan dunia atau bersenda gurau. Majelisnya hanyalah majelis-majelis dzikir, perdamaian antar manusia, amar ma’ruf dan nahi munkar

  • Istri shalehah senantiasa beribadah kepada Allah, banyak berdzikir, bertahajjud, bersedekah, banyak berpuasa dan khusyu. Dia mengenakan pakaian kewibawaan dan ketenangan. Ambisinya tinggi untuk melanjutkan ibadah ke tingkat yang lebih tinggi setelah menunaikannya. Dia tidak jemu dan tidak malas, meneladani para Ummahatul Mukminin dan para istri kaum salaf yang ahli ibadah dan shalehah

  • Dia senantiasa mengingat kematian, mempersiapkan diri untuk memasuki alam kubur. Tidak melalaikan pertemuan dengan Allah SWT dan akhirat

  • Dia adalah seorang mukminah yang berjuang dengan penuh kesabaran. Apabila diuji dengan suatu cobaan mengenai dirinya, hartanya, anaknya atau suaminya, dia bersabar dan mengharapkan pahalanya di sisi Allah SWT dan tidak marah atau mengutuk diri seperti kutukan orang-orang jahiliyah. Allah SWT senantiasa melihatnya melakukan tindakan yang disukai-Nya. Keimanan kepada qadha dan qadar betsemayam dalam kalbunya

  • Dia menyeru orang kepada Allah SWT untuk berbuat kebaikan dan mencegah keburukan, menuntun perempuan-perempuan yang lalai dengan lemah lembut menuju keamanan. Dia tidak mengambil keuntungan dari dakwahnya, tidak pula menyerang dunia laki-laki. Dia berdakwah dengan akhlak mulia. Dia tidak mengharapkan pujian ataupun bayaran dari sana-sini, tetapi mengikhlaskan amalnya, bahkan dan sebisa mungkin menyembunyikannya.

Sumber : http://istiqom4h.wordpress.com/category/agar-dicintai-suami/


 

Perkara yang perlu di jaga oleh wanita...


Tiga belas(13 Perkara yang perlu dijaga oleh wanita:

1. Bulu kening – Menurut Bukhari, Rasullulah melaknat perempuan yang mencukur atau menipiskan bulu kening atau meminta supaya dicukurkan bulu kening. (Petikan dari Hadis Riwayat Abu Daud Fi Fathil Bari).

2. Kaki dan semacam hantu loceng – Dan janganlah mereka (perempuan) membentakkan kaki (atau mengangkatnya) agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan – (Petikan dari Surah An-Nur Ayat 31).  Keterangan: Menampakkan kaki dan menghayunkan/ melenggokkan badan mengikut hentakan kaki terutamanya pada mereka yang mengikatnya dengan loceng…sama juga seperti pelacur dizaman jahiliyah ….

3. Wangian – Siapa sahaja wanita yang memakai wangi-wangian kemudian melewati suatu kaum supaya mereka itu mencium baunya, maka wanita itu telah dianggap melakukan zina dan tiap-tiap mata ada zinanya terutamanya hidung yang berserombong.  (Petikan dari Hadis Riwayat Nasaii, Ibn Khuzaimah dan Hibban).

4. Dada – Hendaklah mereka (perempuan) melabuhkan kain tudung hingga menutupi bahagian hadapan dada-dada mereka.  (Petikan dari Surah An-Nur Ayat 31).

5. Gigi – Rasullulah melaknat perempuan yang mengikir gigi atau meminta supaya dikikirkan giginya – (Petikan dari Hadis Riwayat At-Thabrani) Dilaknat perempuan yang menjarangkan giginya supaya menjadi cantik, yang merubah ciptaan Allah.(Petikan dari Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim).

6. Muka dan leher – Dan tinggallah kamu (perempuan) di rumah kamu dan janganlah kamu menampakkan perhiasan mu seperti orang jahilliah yang dahulu. Keterangan: Bersolek (make-up) dan menurut Maqatil sengaja membiarkan ikatan tudung yang menampakkan leher seperti orang Jahilliyah.

7. Pakaian yang nipis (jarang) – Asma Binte Abu Bakar telah menemui Rasullulah dengan memakai pakaian yang tipis.  Sabda Rasullulah: Wahai Asma! Sesungguhnya seorang gadis yang telah berhaid tidak boleh baginya menzahirkan anggota badan kecuali pergelangan tangan dan wajah saja (Petikan dari Hadis Riwayat Muslim dan Bukhari).

8. Tangan – Sesungguhnya kepala yang ditusuk dengan besi itu lebih baik daripada menyentuh kaum yang bukan sejenis yang tidak halal baginya.  (Petikan dari Hadis Riwayat At Tabrani dan Baihaqi).

9. Mata – Dan katakanlah kepada perempuan mukmin hendaklah mereka menundukkan sebahagian dari pemandangannya. (Petikan dari Surah An Nur Ayat 31)Sabda Nabi Muhamad SAW, Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. Kamu hanya boleh pandangan yang pertama sahaja manakala pandangan seterusnya tidak dibenarkan hukumnya haram.  (Petikan dari Hadis Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Tirmidzi).

10. Mulut (suara) – Janganlah perempuan-perempuan itu terlalu lunak dalam berbicara sehingga berkeinginan orang yang ada perasaan serong dalam hatinya, tetapi ucapkanlah perkataan-perkataan yang baik (Petikan dari Surah Al Ahzab Ayat 32). Sabda Nabi Muhamad SAW, Sesungguhnya akan ada umat ku yang minum arak yang mereka namakan dengan yang lain, iaitu kepala mereka dilalaikan oleh bunyi-bunyian (muzik) dan penyanyi perempuan, maka Allah akan tenggelamkan mereka itu dalam bumi.(Petikan dari Hadis Riwayat Ibn Majah).

11. Kemaluan – Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan mukmin, hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka dan menjaga kehormatan mereka.  (Petikan dari Surah An Nur Ayat 31).  Apabila seorang perempuan itu solat lima waktu, puasa di bulan Ramadan, menjaga kehormatannya dan mentaati suaminya, maka masuklah ia ke dalam Syurga daripada pintu-pintu yang ia kehendakinya.  (Hadis Riwayat Riwayat Al Bazzar).  Tiada seorang perempuanpun yang membuka pakaiannya bukan di rumah suaminya, melainkan dia telah membinasakan tabir antaranya dengan Allah.(Petikan dari Hadis Riwayat Tirmidzi, Abu Daud dan Ibn Majah).

12. Pakaian – Barangsiapa memakai pakaian yang berlebih-lebihan terutama yang menjolok mata , maka Allah akan memberikan pakaian kehinaan di hari akhirat nanti.(Petikan dari Hadis Riwayat Ahmad, Abu D, An Nasaii dan Ibn Majah).  Petikan dari Surah Al Ahzab Ayat 59.  Bermaksud: Hai nabi-nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin, hendaklah mereka memakai baju jilbab (baju labuh dan longgar) yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali. Lantaran itu mereka tidak diganggu. Allah maha pengampun lagi maha penyayang. Sesungguhnya sebilangan ahli Neraka ialah perempuan-perempuan yang berpakaian tetapi telanjang yang condong pada maksiat dan menarik orang lain untuk melakukan maksiat. Mereka tidak akan masuk Syurga dan tidak akan mencium baunya.  (Petikan dari Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim). Keterangan: Wanita yang berpakaian tipis/jarang, ketat/ membentuk dan berbelah/membuka bahagian-bahagian tertentu.

13. Rambut – Wahai anakku Fatimah! Adapun perempuan-perempuan yang akan digantung rambutnya hingga mendidih otaknya dalam Neraka adalah mereka itu di dunia tidak mahu menutup rambutnya daripada dilihat oleh lelaki yang bukan mahramnya.  (Petikan dari Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim).  Riwayat Imran bin Hushain ra.:Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya penghuni syurga yang paling sedikit adalah kaum wanita. (Shahih Muslim No.4921).


Isnin, 5 November 2012

Amal Ibadah yang Paling Dicintai Allah ...


Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra : Rasulullah Saw pernah bersabda, “perbuatan yang engkau lakukan tidak akan menyelamatkan engkau dari api neraka”, mereka berkata, “bahkan engkau sendiri ya Rasulullah?” Nabi Muhammad Saw bersabda, “bahkan aku sendiri, kecuali Allah melindungiku dengan kasih dan rahmatNya. Oleh karena itu lakukanlah perbuatan baik sepatut mungkin, setulus mungkin, sedapat mungkin dan beribadahlah kepada Allah pada pagi dan sore hari, pada sebagian dari malam hari dan bersikaplah al-qashd (mengambil pertengahan dan melaksanakannnya secara tetap) karena dengan cara itulah kamu akan mencapai (surga)”.


Diriwayatkan dari Aisyah ra : seseorang bertanya kepada Nabi Muhammad Saw, “apakah amal (ibadah) yang paling dicintai Allah?” Nabi Muhammad Saw bersabda,” amal (ibadah) yang dilakukan secara tetap meskipun sedikit”

Bahana Meninggalkan Solat Fardu Lima Waktu...



Subuh – Allah SWT akan mencampakkannya kedalam neraka Jahannam selama 60 tahun. Sahabat sekalian, 1 tahun di akhirat tidak sama dengan dunia. Jika 1 tahun di dunia kita sudah rasa agak lama, di akhirat 1 tahun bersamaan dengan 60,000 tahun di dunia. MasyaAllah. 7 keturunan kita pun belum lepas 1 tahun jika kita hidup di akhirat.

Zuhur – Dosa sama seperti membunuh 1000 orang muslim. Sedangkan membunuh seorang orang Islam pun kita akan dicampakkan ke neraka, bayangkan kita telah membunuh 1000 orang muslim. Betapa azabnya kita. Begitu mudah kita mencari dosa tersebut hanya dengan meninggalkan solat Zuhur yang mana jika dilakukan, 15 minit pun tak sampai.

Asar – Dosa sama seperti meruntuhkan Ka’abah. MasyaAllah, sanggupkah kita meruntuhkan kiblat umat Islam? Renungkan berapa kali sudah kita meninggalkan solat asar dengan sengaja? Dan renungkan juga berapa kali sudah kita meruntuhkan Ka’abah.

Maghrib – Dosa sama seperti berzina dengan ibubapa sendiri. Saya tak sanggup nak menyedarkan diri saya dengan lebih panjang akan dosa meninggalkan solat maghrib ini. Rasa amat bersalah dengan ibu saya sendiri.

Isyak – Allah SWT berseru kepada mereka “Hai orang yang meninggalkan solat Isyak, bahawa Aku tidak lagi redha engkau tinggal dibumiKu dan menggunakan nikmat-nikmatku, segala yang digunakan dan dikerjakan adalah berdosa kepada Allah SWT.” Sahabat Oh! Islam sekalian, ketika anda membaca artikel ini anda masih menyedut udara untuk bernafas. Adakah udara itu diredhai Allah SWT? Jika Allah mengenakan charge RM10 setiap kali kita menyedut udara, sudah tentu baru ramai antara kita yang akan tersedar dari tidur

Rasulullah s.a.w bersabda, “Apabila telah mati anak Adam itu maka terputuslah semua amal ibadatnya kecuali 3 perkara iaitu:1.Sedekah jariah.2.Ilmu yang berguna dan dimanfaatkan oleh pengamalnya.3.Anak yang soleh yang tidak melupakan mendoakan ibu bapanya.

“Wahai anak kesayanganku, dirikanlah seolat, dan suruhlah berbuat kebaikan, serta laranglah daripada melakukan perbuatan yang mungkar, dan bersabarlah atas segala bala bencana yang menimpamu. Sesungguhnya yang demikian itu adalah dari perkara-perkara yang amat besar dan penting untuk dilakukan” [Luqman 31: 17]
 
Ibnu Abbas ra. berkata: Nabi saw. bersabda: Allah ta’ala berfirman: “Sesungguhnya Aku hanya menerima salat dari orang yang merendahkan diri karena keagungan-Ku dan tiada menyombongkan dirinya di atas makhluk-Ku, tiada terus menerus bermaksiat pada-Ku, menghabiskan masa harinya berdzikir kepada-Ku, berbalas kasih kepada orang miskin, orang musafir-ibnussabil- perempuan janda dan orang yang terkena mushibah. Ia bercahaya laksana matahari. Aku lindungi ia dengan kesabaran-Ku dan memerintahkan malaikat-Ku menjaganya. Aku berinya cahaya dalam kegelapan dan kesabaran dalam kesukaran. Ia di antara makhluk-makhluk-Ku laksana “firdaus” diantara barisan surga”. (Hadis Riwayat Al-Bazzar dari Ibnu Abbas)

Belajarlah Malu dengan Allah ...

belajarlah malu dengan Allah
atas nikmat...
yang tak mampu dikira..
sedang kita masih terus tak puas..
sedang kita masih tetap lalai..

belajarlah malu dengan Allah
kerana kita tak mampu bersyukur...
kecuali allah beri kekuatan..

belajarlah malu dengan Allah..
keerana kita masih tak sedar..
yang pejam celik kita..
penuh dengan nikmat..
yang bangun tidur kita..
penuh dengan nikmat..
yang makan minum kita..
penuh dengan nikmat..

belajarlah malu dengan Allah
muhasabahlah.....
hitung nikmat demi nikmat..
sebanyak suapan makanan dimulut..
sebanyak kunyahan demi kunyahan..
sebanyak bilangan saat..
kau tertidur dalam kelenaan..
sebanyak bilangan saat..
kau gembira dalam kemewahan..

belajarlah Malu denganAllah
belajarlah Malu dengan Allah
belajarlah Malu dengan Allah

زهرة الجنه
Dicatat oleh zahratul jannah